I. PENDAHULUAN
 
A. LATAR BELAKANG
 
PBB mencanangkan 2005 – 2015 sebagai “International Decade for Action : Water For Life ” sehingga dalam dasawarsa tersebut ditekankan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan melalui upaya-upaya yang bertujuan menyelamatkan fungsi dan ketersediaan air, Tema Hari Air Dunia ke 18 Tahun 2010 sebagaimana ditetapkan PBB adalah “ Communicating Water Quality, Chalenges and Opportunities” Hal ini mengingatkan kepada kita semua bahwa kondisi kualitas air dewasa ini, terutama diperkotaan dan daerah industri berada pada tingkat kritis dan memerlukan perhatian yang lebih besar dari kita semua termasuk politisi sebagai penentu kebijakan dan pengambil keputusan guna mencari solusinya. Mengacu pada isu pokok dari tema tersebut yakni kualitas air dan disesuaikan dengan problematika Indonesia, maka ditetapkan tema Nasional Hari Air Dunia XVIII tahun 2010 “ Pentingnya Kualitas Air untuk Indonesia Sehat “.
 
Permasalahan sumber daya air ( dalam hal ini kualitas air), tidak cukup diatasi melalui pendekatan teknis – struktural tetapi memerlukan pendekatan non struktural seperti pengaturan – pengaturan dan peningkatan kesadaran masyarakat (public awareness campaign). Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan memberi andil terhadap memburuknya kualitas air. Oleh karenanya diperlukan upaya meningkatkan kualitas air. Sejalan dengan hal tersebut, agenda pokok setiap Peringatan Hari Air Dunia adalah Kampanye Peduli Air.
 
B. TUJUAN
 
Hari air dunia sangat penting untuk memusatkan perhatian masyarakat pada berbagai isu penting, diantaranya :

1.
Meningkatkan Kepedulian akan semakin menurunnya kuantitas dan kualitas air yang tersedia
 
2.
Meningkatkan Kesadaran akan pentingnya konservasi dan pelestarian serta perlindungan sumber-sumber air
 
3.
Meningkatan Kerjasama antar badan-badan pemerintah, lembaga internasional, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan sektor swasta dalam menjalankan program-program penyelamatan air.
 
4.
Meningkatkan peran masyarakat dan dunia usaha dalam konservasi dan pemanfataan air dan sumber air secara bijaksana
 
   
C. RUANG LINGKUP KEGIATAN
 
Kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka peringatan Hari Air Dunia XVIII Tahun 2010 diantaranya :
 
1.
Advokasi masyarakat melalui media masa.
2.
Kampanye Peduli Air dengan Fokus anak sekolah dan remaja; melalui aksi nyata/lapangan penyelamatan air kepada masyarakat umum (Ceramah keagamaan dan forum-forum lain yang relevan).
 
3.
Partisipasi masyarakat; melalui gerakan pelestarian air, penyelamatan sumber air, penerapan prinsip-prinsip pengelolaan sumberdaya air terpadu dalam kehidupan sehari-hari (pengelolaan sampah,prinsip 4 – R, penjernihan air dsb), anjuran hemat air, pembuatan sumur resapan sederhana, pembuatan situ, danau untuk komplek perumahan, pembuatan reservoir dalam tanah untuk daerah perkotaan yang rendah dll.
 
4.
Upaya dukungan sektor swasta melalui kerjasama dan partisipasi dengan pemerintah; melalui Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air , Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan, dll
 
5.
Peningkatan Kesadaran para pengambil keputusan; melalui TOT, Program Masyarakat Peduli Air, seminar, lokakarya, dialog,saresehan dsbnya.
 
6.
Perlombaan-perlombaan; Lomba karya Foto, lomba lukis, lomba karya tulis ilmiah remaja, lomba kalangan masyarakat umum
 
7.
Pameran HAD
8. 
Pemberian penghargaan (“Apresiasi HAD”)
 
D. PENGORGANISASIAN/KEPANITIAAN
 
Pelaksanaan HAD di tingkat Provinsi dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur, terdiri dari Tim Pengarah dan Tim Pelaksana, beranggotakan unsur-unsur dari Lembaga Pemerintah Daerah,Kalangan Dunia Usaha Lokal dan Masyarakat (Organisasi Profesi, akademisi,LSM) setempat
 
E. PEMBIAYAAN
 
Pembiayaan peringatan HAD secara ” Sharing Multi Stakeholders”
 
F. WAKTU DAN TEMPAT
 
Peringatan HAD dilaksanakan di seluruh Pelosok Tanah air dengan berbagai kegiatan pendukung yang dapat dilaksanakan sebelum dan sesudah hari ” H ” ( 22 Maret) serta menyelenggarakan Puncak Acara. Untuk Tingkat Daerah Puncak Acara dapat dilaksanakan di Ibukota Provinsi, Kabupaten/Kota atau Tempat Lain sesuai dengan kepentingan atau isu yang menonjol di daerah yang bersangkutan yang dipandang perlu diangkat ke permukaan atau diberi perhatian khusus dalam pengelolaan SDA. Mekanisme penetapan lokasi Puncak Acara mengikuti pola nasional dengan skala daerah,
 
 

 

TAMPAK DEPAN
 
TAMPAK BELAKANG
 
 


 


Sampaikan saran dan masukan Anda ke :
psda@jatengprov.go.id 
atau dispsda@yahoo.com