11
Januari 2012
Kali
Juwana Kembali Meluap
PATI
- Hujan yang terus mengguyur sepanjang Senin (9/1) sore menyebabkan
ratusan hektare tanaman padi di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan,
Pati terendam air setinggi perut orang dewasa.
Genangan
terjadi di Dukuhan, Pencil, Kalianyar, Sampang, dan Kedungbanteng
dengan luas lahan terendam 211 hektare.
Hal
yang sama juga terjadi di Dusun Guyangan dan Pondowan, Desa Purworejo,
dan sebagian di Dusun Cangkring, Desa Widorokandang, Kecamatan
Kota Pati.
Genanangan
di empat dusun itu terjadi akibat meluapnya Kali Bapoh dan Kali
Masong di wilayah Kecamatan Wedarijaksa.
Kedua
kali tersebut meluap, kata Kepala Dusun Guyangan, Desa Purworejo,
Kasbulah, karena selain alur kali sempit juga curah hujan di kawasan
Lereng Muria cukup tinggi. Kondisi itu sering membuat tanggul
kedua kali tersebut jebol karena tak mampu menahan arus air.
Akibat
luapan tersebut, kini para petani kehilangan harapan untuk memanen
padi.
Kasbulah
menuturkan, pada 2010, alur Kali Juwana yang berlokasi di Dusun
Guyangan, tepatnya dari Jembatan Gantung di Dusun Sampang, Desa
Tondomulyo, mulai dibenahi oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai
BBWS Pemali-Juwana. Namun, saat hujan deras, alur kali yang baru
satu tahun dibenahi itu tetap tak mampu menampung gelontoran air
dari hulu.
Sangat
lambatnya air di alur kali tersebut, kata salah seorang petani
di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Pati, Sonhaji, karena di
kawasan hilir atau muara banyak kapal ikan yang ditambatkan di
dermaga sekitar Pusat Pendaratan (PPI) Bajomulyo, Kecamatan Juwana.
Karena itu, kapal-kapal tersebut diminta ditata agar tak mengganggu
arus air.(ad-60)