23
April 2010
Lasem
dan Sale Berpotensi Banjir
REMBANG
- Bencana banjir sepertinya harus terus diwaspadai warga yang
tinggal di wilayah Kabupaten Rembang. Sebab, meski sebelumnya
musim kemarau diprediksi tiba pada April ini, perubahan cuaca
yang ekstrem berpotensi menyebabkan hujan deras disertai banjir.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
(BMKG) Jawa Tengah seperti yang dilansir dalam surat imbauan Dinas
Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishukominfo) Rembang,
perubahan kondisi fisik dan dinamika atmosfer di wilayah Kabupaten
Rembang berpotensi besar menyebabkan banjir.
Disebutkan, banjir yang disebabkan oleh perubahan
cuaca ekstrem tersebut berpotensi besar terjadi di dua kecamatan,
yakni Sale dan Lasem, pada April hingga Juni mendatang.
Meski begitu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik
dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Drs Suharso menyebutkan,
warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai dari Kecamatan Sale,
Pamotan hingga Lasem, diminta siap siaga jika cuaca berubah. "Sebelumnya,
curah hujan pada April ini diprediksi hanya 100 mm hingga 200
mm, namun belakangan jika turun hujan, intesitasnya lebih dari
itu," jelasnya.
Selain terus mewaspadai perubahan cuaca tersebut,
warga yang tinggal di daerah rawan banjir juga perlu melakukan
tindakan nyata pencegahan. Dia mencontohkan, warga perlu mengecek
saluran air yang mampat oleh sampah dan jika perlu segera membersihkannya.
Hal itu bertujuan agar air hujan yang melintas tak tertahan dan
melimpas ke permukiman. (ful-71)