22
April 2010
Pembebasan
Lahan Capai 72 Persen
* Proyek Waduk Jatibarang
SEMARANG- Proses pembebasan lahan untuk Waduk
Jatibarang hingga saat ini telah mencapai 72 persen lebih dari
total 220 hektare lahan yang dibutuhkan.
Meskipun begitu, prioritas pembebasan lahan yang
ditujukan pada daerah yang akan dijadikan sebagai tapak bendungan
dan akses jalan ke lokasi proyek sudah 100 persen dibebaskan.
Kasi Danau dan Waduk Balai Besar Wilayah Sungai
(BBWS) Pemali Juana, Mohammad Mazid mengatakan, dengan selesainya
pembebasan lahan untuk tapak bendungan tersebut maka skedul pelaksanaan
pembuatan konstruksi tidak menjadi masalah. Adapun lahan yang
belum dibebaskan diharapkan bisa dituntaskan pada 2011.
’’Kami sebenarnya menginginkan pembebasan
lahan selesai tahun ini. Namun melihat kesiapan anggaran dari
APBD kota dan provinsi, kami menjadwalkan selesai 2011,’’
kata Mazid saat ditemui di kantornya, Rabu (21/4).
Diungkapkannya, beberapa lahan yang belum dibebaskan
relatif pada daerah-daerah genangan seperti Kelurahan Jatibarang,
sebagian Jatirejo dan sebagian kecil Kandri.
Saat ini, pihaknya sedang fokus membuat terowongan dan cover dam.
Dengan cover dam itu nantinya aliran sungai akan dialihkan supaya
pembuatan konstruksi pada waduk bisa fokus terlaksana.
’’Sesuai dengan program, proyek waduk
ini diharapkan bisa selesai Januari 2014,’’ katanya.
Lansekap Ditata Sementara untuk proyek normalisasi Sungai Banjirkanal
Barat, sekarang sudah memasuki tahap persiapan pembangunan fasilitas
kantor lapangan. Untuk kelancaran proyek tersebut, pihaknya juga
meminta dukungan masyarakat yang saat ini masih menempati daerah
bantaran sungai untuk PKL maupun rumah tinggal.
’’Dengan dukungan Pemkot dan Pemprov
dalam melakukan penertiban, kami berharap proyek normalisasi Kali
Garang dan Banjirkanal Barat bisa lancar,’’ lanjutnya.
Menurutnya, selain melakukan normalisasi alur,
peninggian parapet, dan proteksi kemiringan sungai, di sekitar
bantaran juga akan dilengkapi dengan fasilitas river aminity atau
fasilitas kenyamanan sungai. Ke depan, Banjirkanal Barat tidak
hanya menarik dari sisi penataan teknis fungsi sungai, tapi juga
memberikan nilai manfaat berupa kenyamanan sungai.
’’Lansekapnya nanti akan ditata supaya
lebih menarik sehingga masyarakat bisa menikmati kawasan sungai
sebagai area publik,’’ terangnya. (J12-87)