13
April 2010
BENDUNGAN PACAL DIKERUK, PETANI SENANG SAWAH
KEMBALI TERAIRI
Balai
Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Kementerian Pekerjaan
Umum (PU) telah berhasil menyelesaikan pengerukan pintu pengambilan
Bendungan Pacal (dibangun pada 1927-1935) di Bojonegoro, Jawa
Timur. Di samping berfungsi untuk mengairi areal sawah seluas
16.600 hektar, bendungan ini juga dimanfaatkan untuk pariwisata
dan perikanan darat.
Kini
setelah pengerukan rampung areal sawah seluas 16.600 hektar dapat
diari dengan air dari Bendungan Pacal. Petani di areal tersebut
sudah merasakan kegembiaraannya, karena sawahnya telah kembali
terairi secara baik, ungkap Kepala BBWS Bengawan Solo, Graita
Sutadi di kantornya pekan lalu.
Dijelaskan,
pengerukan dilakukan karena tertimbunnya 4 pintu intake bendungan
(2 pintu intake dan 2 pintu penguras) oleh sedimen setebal 10
m, sehingga membuat air tidak dapat dialirkan. Hal tersebut membuat
para petani menjadi sangat resah dan khawatir atas kelangsungan
usahanya.
Untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut, pihak BBWS Bengawan Solo
telah melakukan pengerukan sedimen di depan 4 pintu intake, dengan
mengerahkan sejumlah alat berat, seperti dreager, kapal keruk,
dump truck, serta dibantu penyelam Marinir dari Surabaya. Pengerukan
dilakukan selama Februari hingga Maret 2010, dengan mengangkat
sedimen sebesar 30.000 m³, dana pengerukan ini didapat dari
Dana Stimulus APBN 2009/2010 sebesar Rp 4 miliar.
“Ke
depan masalah O&P terhadap bangunan infrastuktur SDA harus
menjadi perhatian serius agar dikelola dengan dana O&P yang
memadai. Hal ini sangat menentukan bagi kelangsungan fungsi bangunan.
Banyak dijumpai bangunan-bangunan pengairan yang telah berusia
tua dan dana O&P nya sangat terbatas, sehingga fungsinya menurun.”
tutur Graita.(sr)
Pusat
Komunikasi Publik
130410